Tahukah kalian bahwa anak dan remaja rentan mengalami kekerasan di sekolah? Berdasarkan data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Anak dan Perempuan (Simfoni-PPA) tahun 2020 sekolah menduduki urutan keempat sebagai tempat terjadinya kekerasan. Angka ini juga masih terus meningkat dari waktu ke waktu.
Kekerasan dalam berbagai bentuk tentu saja menimbulkan kerugian besar bagi korban baik secara fisik, psikis, sosial, sampai dengan kemampuan berpikir. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memahami berbagai bentuk kekerasan, mencegah praktik kekerasan, bahkan mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan bila menjadi korban kekerasan.
Hal paling krusial dalam upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah adalah dengan memahami berbagai bentuk kekerasan serta dampak apa saja yang mungkin ditimbulkan dari tindak kekerasan. Karena tak jarang, tindak kekerasan terjadi karena ketidaktahuan pelaku maupun korban. Beberapa tindakan kekerasan dianggap sebagai sesuatu yang biasa, tetapi sebenarnya berpengaruh besar pada diri korban.
Mempermalukan seseorang di depan orang lain, menuliskan komentar yang menyakitkan di sosial media, mengancam, menakut-nakuti orang lain sampai yang bersangkutan tidak nyaman, menyebarkan cerita bohong mengenai orang lain, termasuk dalam tindakan kekerasan yang seringkali terjadi namun tidak dianggap serius sehingga berulang.
Dengan mengetahui bentuk-bentuk kekerasan berikut faktor yang membuat seseorang melakukan tindak kekerasan, kita akan menjadi lebih mawas diri agar tidak menjadi pelaku maupun korban kekerasan. Saling menghargai satu sama lain dan terbuka dengan keluarga bila ada peristiwa yang terjadi, dapat mencegah kita menjadi korban maupun pelaku kekerasan. Dan bila kita melakukan tindakan yang ternyata masuk dalam kategori kekerasan, kita wajib meminta maaf ke orang yang bersangkutan.
Tidak hanya sampai di situ, kita juga sudah sepatutnya peduli pada orang-orang di lingkungan sekitar karena menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman merupakan tanggung jawab semua pihak di sekolah. Jika ada teman terdekat yang mengalami kekerasan, maka kita dapat membantunya dengan melaporkan hal tersebut kepada guru, menegur pelaku agar tidak lagi melakukan hal itu serta beberapa langkah-langkah lainnya.
Mengingat pentingnya mencegah dan menghentikan kekerasan terutama di lingkungan sekolah, kalian dapat mempelajari lebih lanjut mengenai kekerasan dengan mengunduh modul “Hentikan Kekerasan” di link berikut : Download
Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP
Admin Web 26 | 2024-03-17| Dibaca : 780
- Disdik Kota Bekasi Peringati Hari Olahraga Nasional HAORNAS 2026 Wujudkan Generasi Sehat Bugar dan Berprestasi
- Mensyukuri 81 Tahun Kemerdekaan Merawat Indonesia dengan Kepedulian dan Gotong Royong
- INFORMASI KEGIATAN MPLS UNTUK MURID BARU TAHUN AJARAN 2026-2027
- INFORMASI PENGUMUMAN PENETAPAN ROMBEL KELAS 8 DAN 9
- Menjaga Tradisi Peduli Lingkungan SMPN 26 Kota Bekasi Siap Beraksi di Kancah Nasional
- Tingkatkan Kompetensi Siswa SMPN 26 Bekasi Luncurkan Program Literasi Dua Genep Maca
- Pengumuman Kelulusan SMPN 26 Bekasi Tahun 2026
- SPMB Tahun Ajaran 2026-2027 Telah Di Buka
- Informasi SPMB 2026
- Pendaftaran TKA Ditutup Simulasi dan Gladi Bersih Digelar untuk Pastikan Kesiapan Pelaksanaan